MEGAPOLIS.ID, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), resmi membuka pelatihan penyuluhan keamanan pangan pada Selasa (11/11) di Ballroom Hotel Grand Surya Lt. 5.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (11‑13 November) ini diikuti 30 pelaku UMKM lokal yang siap meningkatkan standar produk pangan mereka.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep kunci keamanan pangan, mulai dari cara produksi pangan olahan yang baik bagi industri rumah tangga pangan, regulasi pangan SPP-IRT, penggunaan BTP (Bahan Tambahan Pangan), persyaratan label dan iklan pangan, peraturan perizinan bagi pelaku UMKM serta pemaparan perizinan verifikasi halal.
Peserta juga dibekali dengan praktik langsung, seperti cara melakukan pemeriksaan rutin, pengujian laboratorium, dan pelacakan produk, sehingga mereka dapat menghasilkan makanan yang aman, bermutu, dan siap bersaing di pasar regional.
Kepala Diskoperindag Kotabaru, Risa Ahyani, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.
“Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan pelaku usaha mikro terhadap pentingnya keamanan di era persaingan terbuka seperti saat ini, keluarga teman-teman menjadi faktor penentu kepercayaan konsumen dan keberlanjutan usaha,” ujarnya.
Ia berharap UMKM di Kotabaru memiliki fondasi yang kuat dalam keamanan pangan. Dengan pengetahuan produk mereka tidak hanya aman bagi konsumen, tetapi juga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Melalui kegiatan ini, tidak hanya diberikan pemahaman tentang keamanan produk tetapi juga diberikan pemahaman tentang pemasaran produk sampai dengan sertifikasi halal serta MOU pada pengusaha sektor retail yang ada di Kotabaru
“Pentingnya menjaga keamanan produk UMKM khusus secara bertahap untuk sertifikasi halal, karna pasar penjualan banyak dari konsumen muslim, latihan ini adalah upaya salah satunya mengingatkan kembali hal-hal yang perlu diperhatikan bagi para UMKM dalam langkah-langkah kegiatan usahanya apabila ada hal-hal yang masih belum sesuai kembali di diingatkan melalui kegiatan ini,” imbuhnya.
Diskoperindag berharap, melalui inisiatif ini, UMKM Kotabaru dapat terus berkontribusi pada ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.(mia)
Diterbitkan tanggal 11 November 2025 by admin













Discussion about this post