MEGAPOLIS.ID – Performa Yamaha MotoGP di awal musim 2026 masih jauh dari kata meyakinkan. Fabio Quartararo bahkan dengan mudah disalip di MotoGP Brasil, sampai bikin rivalnya merasa kasihan!
Quartararo masih tercecer di posisi ke-16 klasemen MotoGP 2026. Dari dua seri balapan, juara dunia MotoGP 2021 itu baru mengoleksi 6 poin — hasil terbaik di antara rider Yamaha lainnya.
Sejauh ini, masalah utama Yamaha terindikasi masih sama: kalah tenaga di lintasan lurus.
Awalnya Ngebut, Berakhir Jadi Sasaran Empuk
Dalam seri MotoGP Brasil akhir pekan lalu, Quartararo sebenarnya tampil menjanjikan di awal balapan Sprint. Ia bahkan sempat menyalip Marc Marquez dan naik ke posisi kedua. Namun situasi berubah drastis saat memasuki straight.
Motor Yamaha tak mampu mengimbangi kecepatan rival. Quartararo pun mulai disalip satu per satu, termasuk oleh pebalap Aprilia Racing, Ai Ogura.
“Itu aksi menyalip yang mudah. Sepertinya semua rider menyalipnya di trek lurus,” ujar Ogura seperti dilansir Crash.net.
“Aprilia jelas lebih cepat dari Yamaha di lintasan lurus. Aku bahkan merasa sedikit kasihan, karena ini murni soal tenaga,” lanjutnya.
Kalah Jauh di Top Speed
Menilik data, performa Quartararo dengan YZR-M1 tunggangannya memang kalah jauh dalam hal kecepatan jika dibandingkan dengan rider lain di atas motor Ducati maupun Aprilia.
Data kecepatan menunjukkan jurang performa:
Quartararo (Yamaha): 340,6 km/jam
Marc Marquez (Ducati): 348,3 km/jam
Ogura (Aprilia): 345,0 km/jam
Selisih ini yang membuat Quartararo loyo di trek lurus sehingga dengan mudah disalip lawan alias kesulitan mempertahankan posisi saat duel di bagian straight.
PR Besar Yamaha Musim Ini
Masalah ini juga bukan hal baru bagi Yamaha di musim 2026. Hingga beberapa seri awal, motor mereka masih kalah dalam hal top speed dibanding Ducati dan Aprilia.
Jika tak segera dibenahi, Quartararo berpotensi kembali kesulitan bersaing-terutama di sirkuit dengan karakter lintasan lurus panjang.
Dengan seri berikutnya di MotoGP Amerika yang menanti akhir pekan ini, Yamaha dituntut segera menemukan solusi.
(detiksport)
Diterbitkan tanggal 26 Maret 2026 by Muhamad Samani












Discussion about this post