MEGAPOLIS.ID, BARABAI – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal secara resmi membuka Lomba Bagarakan Sahur Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Dwi Warna Barabai, Rabu (11/3/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WITA tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri unsur Forkopimda, Ketua TP PKK HST, para kepala SKPD, camat, serta tokoh masyarakat dan pemuda.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama seluruh panitia yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Disporabudpar Ekraf beserta seluruh panitia dan pihak terkait yang telah menginisiasi kegiatan Lomba Bagarakan Sahur pada malam ini,” ucapnya.
Ia menuturkan bahwa tradisi bagarakan sahur tidak hanya sekadar membangunkan masyarakat untuk makan sahur, tetapi juga memiliki makna sosial dan budaya yang kuat di tengah masyarakat. Selain menjadi sarana mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda dalam mengekspresikan seni dan budaya lokal.

Menurutnya, tradisi bagarakan sahur merupakan bagian dari kearifan lokal yang sudah lama hidup dan berkembang di masyarakat Hulu Sungai Tengah, sehingga perlu terus dijaga dan dilestarikan.
“Kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam melestarikan seni dan budaya Islami yang telah menjadi tradisi turun-temurun di daerah kita,” tambahnya.
Lomba Bagarakan Sahur Tahun 2026 mengangkat tema “Menjaga Tradisi, Menumbuhkan Generasi Religius dan Berbudaya.” Puluhan kelompok peserta dari berbagai desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, Bupati berharap generasi muda dapat terus menyalurkan kreativitasnya secara positif sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi dan persaudaraan.
Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah perlombaan, namun yang lebih penting adalah semangat kita bersama untuk melestarikan tradisi dan menjaga kebersamaan,” pesannya.(adv/ari)
Diterbitkan tanggal 11 Maret 2026 by admin














Discussion about this post