MEGAPOLIS.ID, SEPANG – Kebangkitan raksasa Jepang, Honda, mulai terlihat nyata pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Rabu 4 Februari 2026. Rider Honda, Joan Mir sukses mencatatkan waktu tercepat 1 menit 56,874 detik, yang sekaligus menjadi rekor lap tercepat Honda di sirkuit tersebut.
Hasil ini menandai pertama kalinya pabrikan berlogo sayap tunggal itu memuncaki sesi tes resmi sejak terakhir kali melakukannya di Mandalika pada 2022 silam. Meskipun sesi hari kedua sempat terganggu hujan, performa Mir memberikan sinyal positif bagi pengembangan motor RC213V.
Juara dunia MotoGP 2020 tersebut tidak ragu menyebut bahwa motor tahun ini adalah paket terbaik yang pernah ia tunggangi sejak bergabung dengan tim pabrikan Honda pada 2023.
1. Hal Positif soal Motor Baru
“Saat ini saya merasa nyaman di atas motor. Ini adalah paket terbaik yang pernah saya kendarai sejak saya bergabung dengan Honda. Jadi, saya senang,” ujar Mir, dikutip dari Crash, Kamis (5/2/2026).
Menariknya, catatan waktu fantastis tersebut diraih hanya dengan menggunakan satu ban lunak (soft tyre) di awal hari. Hal itu mengindikasikan bahwa masih ada ruang untuk mempertajam waktu pada hari terakhir tes.
Direktur Teknis Honda, Romano Albesiano, menanggapi hasil ini dengan sikap tenang. Meski puas dengan daya saing motor yang mulai meningkat, Albesiano menegaskan potensi sesungguhnya dari RC213V baru akan terlihat pada hari penutup tes Sepang.
Baginya, konsistensi dan performa kompetitif di tahap awal musim adalah modal krusial untuk bersaing di papan atas.
2. Masalah Lama Masih Ada
Di balik euforia catatan waktu tercepat, Joan Mir memberikan catatan penting terkait kelemahan motor yang belum sepenuhnya teratasi. Masalah rear grip atau daya cengkeram ban belakang, yang telah menjadi keluhan utama pembalap Honda selama bertahun-tahun, masih dirasakan pada prototipe 2026 ini.
Mir mengakui motor masih mengalami gejala spinning (ban berputar di tempat) lebih dari yang diharapkan saat berakselerasi.
“Daya cengkeram masih menjadi masalah. Besok kami akan fokus mengerjakannya untuk memahami apa yang perlu ditingkatkan di area tersebut,” imbuh Mir.
Fokus tim pada hari terakhir adalah mencari kompromi setelan yang tepat agar Mir tidak hanya cepat dalam satu putaran, tetapi juga nyaman untuk dipacu sepanjang balapan.
(Okezone)
Diterbitkan tanggal 5 Februari 2026 by Muhamad Samani














Discussion about this post