MEGAPOLIS.ID, BANJARMASIN – Pendidikan sejatinya adalah hak dasar yang tidak mengenal kasta sosial maupun batasan usia. Semangat ini yang coba ditegaskan Walikota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, saat meresmikan gedung belajar baru Yayasan Qathrun Nada, di Jalan Veteran RT.05 Komplek Wartawan Tembus SMPN 22, Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, Rabu (04/02/2026).
Di tengah suasana hujan yang mengguyur, didampingi Ketua Yayasan Qathrun Nada H. Sakerani, peresmian tetap berlangsung khidmat. Yamin menuturkan dengan keberadaan gedung baru ini dapat menjadi pemantik semangat bagi para pengajar dan peserta didik.
Yamin menekankan, peningkatan sarana prasarana ruang sekolah ini dapat mendorong investasi jangka panjang bagi kesiapan sumber daya manusia dan generasi penerus ke depan.
“Dengan hadirnya gedung ini, kita tidak ingin hanya sekadar mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara karakter dan akhlak,” ujar Yamin disela arahan.
Yamin berharap, dalam pengembangannya gedung ini tak hanya dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas pendidikan dan kegiatan keagamaan, namun juga ruang berdialog bagi masyarakat setempat.
Di waktu bersamaan, juga dilaksanakan pelantikan Ketua dan pengurus Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM) Kota Banjarmasin untuk periode 2026-2031 oleh Ketua DPW PKBM Kalimantan Selatan, Achmad Basuni.
Lebih jauh, Yamin menilai kehadiran PKBM menyiratkan langkah penting dalam upaya menekan angka putus sekolah dan memberikan harapan bagi mereka yang selama ini terpinggirkan dari akses pendidikan formal.
“Saya ucapkan selamat dan sukses untuk kepengurusan PKBM Kota Banjarmasin yang baru, mereka ini merupakan mitra strategis kita dalam menghimpun anak-anak kita yang tidak tamat jenjang sekolah dasar (SD) karena terkendala secara sosial maupun ekonomi,” ujarnya.
Disisi lain, H. Sakerani selaku Ketua Yayasan Qathrun Nada turut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah kota Banjarmasin terhadap pembangunan gedung belajar Yayasan Qathrun Nada.
“Kehadiran pak Walikota yang telah menyempatkan waktunya pada hari ini menjadi energi luar biasa bagi kami. Gedung baru ini akan kita optimalkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, sehingga anak-anak didik kita merasa bangga meski mereka menempuh jalur pendidikan kesetaraan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan selama lima tahun berjalan, pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di bawah yayasan Qathrun Nada telah menghimpun sebanyak 128 siswa.
“Itu diluar anak-anak kita yang mengambil sekolah paket A, B dan C serta Paud dan santri TPA. Kami bersyukur kolaborasi bersama pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan kota Banjarmasin selama ini, kami sangat terbantu,” tambahnya.
Dirinya juga mengungkapkan rencana menghidupkan aktivitas Majelis Taklim di gedung tersebut dengan menggandeng MUI Kota Banjarmasin jelang bulan Ramadan.
“Insyaallah, ini sudah kita niatkan untuk majelis taklim, khususnya untuk guru-guru, ustadz-ustadzah kami, yang direncanakan akan dibuka nanti sebelum puasa, termasuk mengajak masyarakat sekitar,” jelas Sakerani.
“Sehingga upaya pengembangan ilmu ini tidak hanya bermanfaat untuk anak-anak kita, tetapi juga dirasakan oleh masyarakat di sini,” tukasnya.
Langkah ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi masyarakat luas bahwa pendidikan merupakan hak inklusif. Di bawah kepemimpinan Walikota H. Muhammad Yamin HR dan Wakil Walikota Hj. Ananda terus berbenah menuju kota yang tidak hanya unggul secara infrastruktur, tetapi juga cerdas secara intelektual melalui penguatan pondasi pendidikan dari akar rumput.(rls)
Diterbitkan tanggal 4 Februari 2026 by admin













Discussion about this post