MEGAPOLIS.ID, KOTABARU– Raudhatul Athfal (RA) Tahfidz Kotabaru memperingati Milad ke-9 Tahun 2026 dengan mengusung tema “Satu Langkah Bergerak Sejahtera Bersama”.
Peringatan milad tersebut dimeriahkan dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti peserta didik, orang tua, guru, serta masyarakat sekitar, Sabtu (2026).
Kegiatan jalan sehat secara resmi dibuka oleh pengelola RA Tahfidz Kotabaru sebagai simbol kebersamaan dan semangat sehat dalam membangun generasi Qurani sejak usia dini. Rute jalan sehat mengelilingi lingkungan sekitar sekolah dengan penuh antusias dan keceriaan anak-anak.
Dalam sambutannya, H. Ahmad Fitriadi F S.H, M.Hum, CGRE, CGCAE, sekalu pihak pengelola menyampaikan ucapan selamat Milad ke-9 untuk RA Tahfidz Kotabaru.
Ia menegaskan bahwa usia hampir satu dekade merupakan bukti nyata besarnya kepercayaan masyarakat terhadap RA Tahfidz sebagai lembaga pendidikan anak usia dini berbasis Al-Qur’an.
“Selamat Milad yang ke-9 untuk RA Tahfidz Kotabaru. Mencapai usia hampir satu dekade adalah bukti kepercayaan masyarakat yang besar terhadap institusi pendidikan ini,” ujarnya.
Yayasan RA Tahfidz Kotabaru juga menyampaikan sejumlah harapan besar di usia ke-9 ini. Salah satunya agar RA Tahfidz mampu menjadi mercusuar Al-Qur’an di Kotabaru, tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga pusat keunggulan dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an sejak dini.
Selain itu, yayasan menekankan pentingnya keseimbangan antara adab dan ilmu. Pendidikan karakter Islami diharapkan terus menjadi fondasi utama dalam membentuk anak-anak yang santun kepada orang tua, peduli terhadap sesama, serta mandiri sesuai dengan tahap tumbuh kembangnya.
Harapan lainnya adalah inovasi kurikulum yang menyenangkan. Dunia anak yang identik dengan bermain menjadi perhatian utama agar metode menghafal Al-Qur’an dapat disampaikan secara kreatif, menyenangkan, dan tidak membosankan.
Yayasan juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua. Pendidikan tahfidz tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi harus berlanjut di rumah melalui komunikasi yang erat antara guru dan wali murid.
Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan fasilitas pendidikan menjadi perhatian penting seiring bertambahnya usia RA Tahfidz. Guru-guru diharapkan tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kesabaran serta pemahaman mendalam tentang psikologi anak usia dini.
Kepala Sekolah RA Tahfidz Kotabaru, Evi Febriyanti, S.Pd.I, mengatakan bahwa peringatan milad ini menjadi momentum evaluasi dan penguatan komitmen seluruh pihak.
“Milad ke-9 ini menjadi refleksi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi pembelajaran tahfidz, pembentukan karakter, maupun pelayanan kepada peserta didik dan orang tua,” kata Evi.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan RA Tahfidz hingga saat ini merupakan hasil kerja bersama antara ustadzah, orang tua, yayasan, serta dukungan masyarakat sekitar.
Dengan semangat Satu Langkah Bergerak Sejahtera Bersama, RA Tahfidz Kotabaru berharap dapat terus tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi Qurani, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan. (mia)
Diterbitkan tanggal 24 Januari 2026 by Aan KRMT












Discussion about this post