MEGAPOLIS.ID, BARABAI – Bencana banjir yang melanda Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), mendapat perhatian serius pemerintah daerah dan provinsi.
Pemerintah Kabupaten HST bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bergerak cepat melakukan penanganan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak banjir.
Sekretaris Daerah HST, Muhammad Yani, menyampaikan banjir merendam sedikitnya 1.652 rumah warga di lima desa wilayah Labuan Amas Utara.
“Desa terdampak meliputi Sungai Buluh sebanyak 588 rumah, Rantau Bujur 378 rumah, Mantaas 378 rumah, Tabat 158 rumah, dan Pahalatan 150 rumah,” ungkapnya.
Muhammad Yani menjelaskan seluruh rumah tersebut terendam banjir akibat tingginya curah hujan dan meluapnya sungai di kawasan tersebut.
“Sebagai tindak lanjut koordinasi Bupati HST dan Gubernur Kalimantan Selatan, Pemprov Kalsel menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak,” imbuhnya.
Ia menambahkan, melalui Badan Pendapatan Daerah Kalimantan Selatan, bantuan disalurkan sebanyak 1.450 paket sembako untuk masyarakat terdampak banjir.

“Setiap paket bantuan berisi beras lima kilogram, gula satu kilogram, mie instan, sarden, serta teh untuk kebutuhan harian warga,” bebernya.
Selain bantuan logistik, Pemprov Kalimantan Selatan juga menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp15 juta kepada masyarakat terdampak.
“Bantuan dana tersebut diperuntukkan pembangunan para-para Masjid Dusun Awang Landas, Desa Sungai Buluh, sebagai fasilitas ibadah,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Bapenda Kalsel, Munazir Hadrani, menyampaikan bantuan disalurkan atas instruksi langsung Gubernur Kalimantan Selatan, Haji Muhidin.
“Penyaluran bantuan difasilitasi Pemkab HST dan BPBD agar bantuan dapat tepat sasaran kepada masyarakat terdampak,” pungkasnya.
Pemerintah daerah memastikan akan terus memantau kondisi banjir serta mempercepat penanganan demi keselamatan dan kebutuhan warga.(ari)
Diterbitkan tanggal 6 Januari 2026 by admin













Discussion about this post