MEGAPOLIS.ID, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengapresiasi fasilitas Sekolah Rakyat di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional IV Kalimantan.
Menurutnya, fasilitas Sekolah Rakyat yang terletak di Jalan Trikora Banjarbaru tersebut sangat layak untuk siswa-siswi.
Dalam kunjungannya Senin (5/1), Gubernur Muhidin memberikan apresiasi tinggi terhadap fasilitas yang ada serta berpesan agar para siswa di sekolah rakyat ini terus mengembangkan diri dengan semangat belajar yang tinggi.
Pada kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Farhanie, serta Kepala Sekolah Rakyat Kalimantan Selatan, Rifki Hakim.
Gubernur H. Muhidin meninjau beberapa kelas tingkat SMP dan SMA yang terdapat di sekolah tersebut. Masing-masing kelas diisi oleh 20 hingga 25 siswa, dan total terdapat 125 siswa, baik laki-laki maupun perempuan, yang tengah menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program yang didorong oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) serta Kementerian Sosial (Kemensos), yang kini telah menjangkau 166 titik di seluruh Indonesia. Program ini mencakup pendidikan dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), dengan pelajaran yang meliputi IPS, IPA, agama, serta mata pelajaran terbaru seperti koding dan Artificial Intelligence (AI).
Selama kunjungannya, Gubernur H. Muhidin juga menyapa para siswa dan bertanya tentang asal daerah mereka. “Dari mana saja asalnya adik-adik? Ada yang dari Banjarmasin, Hulu Sungai, Tanah Bumbu atau Kotabaru?” tanya Gubernur sambil tersenyum.
Gubernur H Muhidin juga memberikan pesan semangat kepada siswa-siswa di Sekolah Rakyat. Gubernur menyatakan bahwa fasilitas belajar yang disediakan pemerintah daerah sangat baik, dan hal tersebut merupakan hasil dukungan dari Pemerintah Pusat serta arahan dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
”Tempat ini luar biasa, apalagi nanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Gubernur H. Muhidin disela kunjungan.
Gubernur H. Muhidin juga menjelaskan bahwa Presiden Republik Indonesia sangat peduli terhadap pendidikan anak-anak yang kurang mampu secara ekonomi, dan bertekad untuk membantu mereka agar dapat meraih pendidikan yang layak.
Gubernur H. Muhidin menceritakan pengalamannya yang berawal sebagai seorang guru olahraga dan perjalanan karirnya di dunia politik, yang akhirnya membawanya untuk mengabdi kepada masyarakat sebagai anggota dewan, walikota, hingga kini menjadi gubernur.
Dalam kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin pun berpesan kepada siswa untuk selalu menghormati dan berbakti kepada orang tua.
“Kunci kesuksesan adalah bakti kepada orang tua, bersikap lembut dan selalu menuruti keinginan mereka. Jika orang tua sudah tiada, doakan mereka dan selalu jaga ingatan baik tentang mereka,” pesan Gubernur.
Di akhir kunjungan, Gubernur H. Muhidin ikut menyaksikan siswa-siswa makan bersama pada pukul 12.00 WITA, sebagai bagian dari kebersamaan di Sekolah Rakyat.
Salah satu siswa Sekolah Rakyat (SR) Kalimantan Selatan, Ahmad Hafizuddin (12) mengungkapkan rasa syukur yang mendalam setelah dapat melanjutkan pendidikan meski harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan kedua orang tuanya.
Anak asal Desa Pesayangan, Martapura ini, yang kini menjadi yatim piatu, sempat terpaksa berhenti sekolah setelah orangtuanya wafat. Namun, harapan Hafizuddin kembali muncul setelah dirinya terpilih menjadi siswa Sekolah Rakyat yang dikelola oleh pemerintah daerah.
Saat bertemu dengan Gubernur Kalimantan Selatan, Hafizuddin tampak tersenyum bahagia dan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan yang diberikan. Di hadapan Gubernur, ia menyampaikan bahwa salah satu pelajaran yang paling disukainya adalah Bahasa Indonesia, dan betapa besar manfaat sekolah rakyat bagi dirinya.
”Ya, semua mata pelajaran diberikan di sini. Mata pelajaran bahasa Indonesia yang Ulun sukai. Terima kasih Pak Gubernur sudah memfasilitaskan sekolah kami, saya bisa bersekolah kembali walaupun saya sangat sedih ditinggalkan oleh orang tua,” ungkap Hafizuddin dengan penuh haru.
Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh pemerintah setempat bertujuan untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak yang terhambat oleh keterbatasan ekonomi atau situasi keluarga yang sulit. Dengan adanya program ini, anak-anak seperti Hafizuddin dapat melanjutkan pendidikannya dan meraih impian mereka meski dengan berbagai tantangan yang dihadapi.
Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi sinar harapan bagi banyak anak di Kalimantan Selatan, terutama mereka yang kurang beruntung. Harapan besar pun muncul di wajah Hafizuddin, yang kini kembali bisa mengejar cita-citanya meski perjalanan hidupnya penuh liku.(rls)
Diterbitkan tanggal 5 Januari 2026 by admin













Discussion about this post