MEGAPOLIS.ID, JAKARTA – Media Vietnam, Soha VN memprediksi Timnas Indonesia U-23 akan menjadi ancaman serius bagi Korea Selatan di babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Garuda Muda dinilai punya amunisi matang dan peluang besar lolos ke putaran final.
Dalam laporan eksklusifnya, Soha VN menyoroti kekuatan skuat racikan Gerald Vanenburg yang baru saja merilis daftar 23 pemain resmi untuk menghadapi persaingan ketat di Grup J. Media itu menggarisbawahi kehadiran para pemain naturalisasi dan beberapa bintang muda yang dianggap bakal jadi pembeda.
“Pada dasarnya, pemain naturalisasi masih menjadi inti timnas U-23 Indonesia dalam pemanggilan ini. Skuad U-23 Indonesia juga sangat diapresiasi oleh para ahli sebelum mereka berpartisipasi dalam babak kualifikasi Asia,” tulis Soha VN dikutip dari situs resminya, Kamis (28/8/2025).
Bintang Garuda Muda yang Dinilai Bisa Mengguncang Grup J
Beberapa nama yang disorot adalah Dion Markx, Kadek Arel, Hokky Caraka, Jens Raven, hingga Rafael Struick. Kelimanya diprediksi bakal menjadi kunci permainan dan penentu langkah Garuda Muda dalam tiga laga krusial.
Bahkan Soha VN tak segan menyebut bahwa Indonesia bisa menjadi penantang utama Korea Selatan, tim yang menunjuk Shin Tae-yong sebagai manajer.
“Timnas U-23 Indonesia diperkirakan akan bersaing dengan Korea untuk memperebutkan posisi puncak dan meraih tiket ke Kejuaraan AFC U-23 2026,” tulis Soha VN dalam artikel yang kini ramai dibicarakan publik Asia Tenggara.
Main di Kandang Sendiri Jadi Senjata Rahasia
Keuntungan besar juga berpihak kepada Indonesia, yang ditunjuk sebagai tuan rumah Grup J. Semua pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, yang menjadi markas tempur bagi Gerald Vanenburg dan anak asuhnya.
Di fase ini, hanya juara grup dan empat runner-up terbaik dari total 11 grup yang akan mengamankan tiket ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Artinya, setiap gol dan poin sangat menentukan.
Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Korea Selatan, Laos, dan Makau dalam periode 3–9 September 2025. Dengan waktu yang terbatas dan intensitas tinggi, kesiapan fisik dan taktik menjadi kunci untuk menembus zona lolos.
(iNews.id)
Diterbitkan tanggal 29 Agustus 2025 by Muhamad Samani
Discussion about this post